❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Menulis blog hanya untuk suka-suka. Menulis tentang kehidupan sehariannya yang sangat peribadi dengan harapan tiada siapa yang membaca. Baginya "Blog ku diari ku". Kadang-kadang suka memberi pandangan dan berkongsi sesuatu supaya Si Pembaca mendapat manfaat dan beliau beroleh ganjaran. Ditulis dengan hati, jadi, apa yang anda baca, itulah yang hatinya sedang katakan. Tiada paksaan untuk membaca, mengikuti mahupun mengStalk blog ini. Terima kasih kerana sudi bukak dan baca kisah hidup beliau.



❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sunday, November 25, 2012

Surat Cinta #7






1 (Tuhan) Yang Maha Pemurah,


2 Yang telah mengajarkan al-Qur’an.


3 Dia menciptakan manusia,


4 Mengajarnya pandai berbicara.


5 Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.


6 Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.


7 Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).


8 Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.


9 Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.


10 Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya).


11 di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.


12 Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.


13 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


14 Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,


15 dan Dia menciptakan jin dari nyala api.


16 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


17 Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.


18 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


19 Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,


20 antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.


21 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


22 Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.


23 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


24 Dan kepunyaan-Nya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.


25 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


26 Semua yang ada di bumi itu akan binasa.


27 Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.


28 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


29 Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.


30 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


31 Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.


32 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


33 Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.


34 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


35 Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (daripadanya).


36 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


37 Maka apabila langit terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.


38 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


39 Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.


40 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


41 Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.


42 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


43 Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.


44 Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya.


45 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


46 Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga.


47 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,


48 kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.


49 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


50 Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.


51 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


52 Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.


53 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


54 Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra. Dan buah-buahan kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.


55 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


56 Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.


57 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


58 Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.


59 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


60 Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).


61 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


62 Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi.


63 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,


64 kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.


65 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


66 Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.


67 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


68 Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.


69 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


70 Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.


71 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


72 (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.


73 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


74 Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.


75 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


76 Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.


77 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


78 Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai kebesaran dan karunia.







Surah Ar-Rahman











Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

31 kali di ulang?












PdanS; Apalah sangat rasa kamu yang sekelumit itu jika di bandingkan dengan Nikmat yang Allah berikan. Sudah. Mari menjadi hamba yang bersyukur. Hamba yang sentiasa redha.

Senyum.



Assalamualaikum kamu yang membaca. Selamat pagi. Selamat berhari Isnin. Selamat memulakan minggu minggu mengerahkan tenaga yang ada, minggu mandi seawal jam enam setengah pagi, minggu yang bangun pagi pagi temenung tengok almari lebih sepuluh menet sebab kusut memikirkan nak pakai baju apa, rasa macam tak ada baju sangat, padahal yang penuh almari tu menatang apakah? Haishhh, Biasalah, manusiaaa... Eh, tak payah nak salahkan manusia. Itu engkau seorang saja ya Munawwarah. Orang lain redha saja dengan baju yang mereka ada.

Bercakap soal baju baju nie. Haha. Mari gelak dulu. Well, seperti biasa, aku seorang yang SANGAT BERKIRA-KIRA lah konon. Ada word konon ya di situ. Maka, bila berjalan-jalan window shopping, nampak saja baju cantik cantik, selalu tolak tepi, cuba memotivasikan diri sendiri, even harga yang below RM20 pun terpaksa pujuk hati untuk say NO!!! Tapi semua drama drama ini hanya di awal permualaan bershopping saja. Bila dah letih menolak semua yang di hidang depan mata, maka... di penghujungnyaaa.. Kahkahkah...

YES!!! i ada 2 jubah baru!! Nyum nyum.  ^_^ Yang pastinya jubah itu sangatlah kembang bak payung payung di pasat malam. Ewah. Haha. Alasan-alasan seperti "Alaaaa, tapi baju dia kembang sangat cantik la, susah nak jumpa macam nie, kain dia pulak cotton, sedap pakai, berat, bila jalan dia jatuh, tangan dia pulak ada butang butang cantik, kalau kat online nie, seratus lebih nie, mana boleh dapat harga murah macam ni". Inilah antara skrip skrip yang di lontarkan pada sepupu yang menjadi peneman aku berjalan jalan. Perlu ke berskrip skrip bagai dengan dia? Kalau engkau beli pun sangat tak memberi effect pada wang ringgit dia, tapi nak jugak meyakinkan dia yang aku harus beli dengan tujuan, bila dia pun setuju, maka aku memang wajib  kena beli. Tapi kalau dia tak setuju sekali pun engkau akan beli jugak kan? Kahkah.





Baju kuning ini, agak sedikit kecil. Tapi, beli jubah ini dengan percuma baju hitam yang di luar itu. So, ia mengcover segala bentuk yang kelihatan. Dan baju hitam tu ala-ala macam cardigan yang tidak berlengan la. Tapi bukan cardigan. What everlah apa-apa pun nama dia. Janji aku suka! Hoho.






Ahirnya aku sudah punya sebuah baju yang berwarna royal blue. Lepas nie nak cari kain pasang color ini, nak buat baju kurung hat tempek lace, tabur manik manik, kain dia buat kembang kembang, cehhh, glemer bagai nak menikah pulak. Kahkah. Selalu nak membazir merapu kan engkau nie. Lepas tu bila dah buat glemer sangat segan nak pakai. Errrrrr.

Dah. Stop berdreaming baju cantik, baju gojes. Mari menitipkan sesuatu yang menyenangkan hati.

Hati sekarang senang sangat. Selalu saja ada benda benda yang buat aku tersenyum. Mungkin tidak sekacau beberapa bulan yang lalu, yang mana asyik teringat kampung halaman saja. Seperti tidak redha dengan apa yang Allah tentukan untuk aku. Hurmm. Tidak baek untuk kesihatan iman lah kamu. Jangan. 

Tapi sekarang, perlahan-perlahan, hati terpujuk, hati tersedar dari semua kacau bilau itu. Bila kita sudah redha dengan apa yang Tuhan tetapkan untuk kita, pasti hikmah dia kita akan terima kan.

Minggu ini, hidup di serikan dengan sepupu dari Kerteh nun di sana. Berjalan-jalan sekitar Kuantan, menonton Breaking Down bersarungkan baju office sampai ke larut malam. Berkongsi bermacam-macam hal. Bergelak ketawa, menggila bersama. Sangat buat hati aku tersenyum. 

Bila hari ahad kunjung tiba, ada pulak saudara serahim, sedarah, sedaging, datang membuat lawatan ke bumi Kuantan ini. Berjalan ke sana sini, mengisi tangki tangki perut supaya lebih boroi dari biasa, berceloteh dengan anak anak kecil aku.. Haishhhh.. Gila kalau hati tak senyum kan. ^_^

Dan hari ini pulak, hari isnin, sudah boleh mengitung hari hari untuk bertemu rabu. Bila hari Rabu, ada kisah gembira, menaiki kereta pulang ke teratak daku nun jauh kedah sana. Kemudian, Bercuti ke Langkawi, eh, tidak bercuti sangat lah. Ke sana dengan satu sebab, berkenduri kawen kawen, my febret kazen akan di menikahkan ujung minggu ini. Maka, kelibat aku harus ada di sana. Mengisi bunga telur, memasang langsir pelamin, menggam bunga mangga. Hihi. I loikeeeee!!! 

Ok. Itu saja. Serius macam malas update blog sekarang ini. Banyak kisah mahu di kongsi. Tapi kemalas yang melebihi. Apakan daya diri, berserah mengikut kata hati. 













PdanS : Hati berdebar lagi. Kenapa? Hurmmmm. Risau. Mungkin Tuhan nak suruh ingat selalu kat DIA. Kan aku selalu lalai alpa. Hurmmm.

Thursday, November 22, 2012

Pesan memesan.


Pesanan dari seorang Ustaz di status Facebooknya. Sangat dan perlu dikongsi. Semoga bermanfaat untuk semua. Salam Jumaat.. ^_^






Wasiat buat tamu fb 

Assalamualaikum wrm wbt; Wahai Para sahabat,

moga kita dikurniakn kesabaran & kemanisan dlm beribadah.. agar dihujungnya ada anugerah ketaqwaan buatmu..khasnya dlm dunia yg penuh dgn ujian .. 

Ingatlah bhw dlm hadis sahih yg brmksud, ada di kalangn manusia yg berpagi-pagi sebagai seorang muslim tapi melalui petangnya dgn kekufuran, ada yg berpetang sebagai muslim tapi pag

i hari berikutnya sebagai kafir.

Dia menjual agamanya utk mnikmati dunia yg sementara.. .na'uzubillah min zalik ..

Maka saudara saudari yg dikasihi keranaNya.. Cuba buat perkara2 berikut, moga kita dpt kesinambungan iman 


1. Bangun tahajjud

2.bagi muslim solat subuh di masjid @ surau

3. Bacalah al quran walau 10 ayat seharian

4. Hargailah ibu bapa, pasangan dan anak2

5. Berdampinglah dgn orang2 salih

6. Hadirkn diri ke majlis ilmu yg disampaikan oleh para ustaz yg mngamalkan ilmunya ( al alim al amil )

7. Amalkan doa agar dikurniakan iman, taqwa, kesucian diri drp melakukan mksiat & kekayaan yg bererti pergantungan mutlaq kpdNya sahaja, dptkn doa ini dlm notes di fb ini

Selamat beramal... Jumuah mubarakah














PdanS : Sebab dari ke tujuh tujuh yang di listkan di buat dengan tak berapa nak berdisplin sangat, sekejap buat, sekejap tinggal. Jadi, pergi ambik buku, kertas, tulis dan tampal pada bilik. Check list setiap hari. Dah buat ke belum. Boleh? Jom jom...

Wednesday, November 21, 2012

Syukur?





Assalamualaikum. Selamat berhari Khamis. Selamat bekerja. Okeh, straight to the point, tak nak berintro intro sangat lah. Cuma, mahu berkongsi sesuatu yang bermanfaat dengan kamu-kamu yang membaca.

Alhamdulillah, kita sudah pun masuk ke 1434H. Bermakna, sudah 1434 tahun Nabi berhijrah dari Mekah ke Madinah. 1000 tahun? Lama tuh. 1434 tahun lagi lah lama kan. Tapi, Islam tak pernah hilang di dunia. Agama Allah, tentu Allah yang jaga kan.

Sejak akhir akhir ini, bila macam-macam terjadi kat dunia terutamanya kepada negara islam, dan di bandingkan dengan keadaan negara sendiri yang bebas dari semua kezaliman itu, Ya Allah, bersyukurnyaa, syukur dengan nikmat keamanan yang Allah berikan ini. 

Kemudian, bila mendengar kisah kisah sewaktu Nabi berusaha menyebarkan islam, banyaknya cabaran yang Nabi SAW dan sahabat sahabat hadapi. Bilal bin Rabah, seorang hamba yang berkulit hitam, di jerut leher oleh tuannya kerana mengaku Islam. Keluarga Yassir di jemur di tengah panas padang pasir sampai mati atas sebab yang sama. Ya Allah. Besarnya cabaran sewaktu itu untuk menjadi seorang yang mengikuti ajaran islam. Solat pun dalam keadaan bersembunyi dari pengetahuan orang. Status sebagai seorang islam harus di rahsiakan. Dan Nabi SAW sendiri, di pulau, di caci, di lontarkan batu ke kepala sampai berdarah. Ya Allah. Susahnya. Peritnya perjuangan tika itu. Tapi, dibanding dengan keadaan kita sekarang sebagai seorang yang beragama Islam? Terlalu berbeza. Ya Allah, beruntungnya kita. Bebas berbuat apa-apa ke jalan Allah.

Semua kebebasan ini hasil penat lelah Nabi SAW dan sahabat berusaha bertahun lamanya menyebarkan islam, berhijrah, berperang. Kemudian kita nikmati semua kebebasan dan keamanan itu. Tapi hari ini, bila di soal adakah kita syukuri dengan nikmat itu? Tak payah tanya kita? Tanya kepada diri sendiri. Hmmmmm. Jawapan yang mengecewakan. Islam yang aku amalkan masih banyak yang tertinggal. Cacat celanya nampak jelas. Kadang-kadang baik, kadang-kadang jatuh merudum. Selalu berubah. Selalu berbolak balik. Hmmmmm. 

Kemudian, bila dikisahkan dengan ganjaran yang sahabat perolehi, syurga, syahid, dan banyak lagi nikmat nikmat yang Allah janjikan untuk mereka, semua itu buat hati kadang kadang tertanya-tanya, kenapa Allah tak hadirkan aku di waktu itu, menjadi penduduk Mekah, menjadi mereka-mereka yang hidup di zaman Rasulullah? Aku juga ingin menikmati semua ganjaran itu. Tapi bila di renungkan kembali, sanggupkah aku hadipi semua yang sahabat-sahabat lalui. Berat. Iman aku tak sekuat mereka. Baru di timpa dengan sekelumit ujian, hati sudah berputus asa. Aku sangat tidak layak untuk itu semua.

Kadang-kadang, kita kata kita bersyukur dengan negara yang aman, negara yang jauh dari peperang, negara yang tidak ada kebuluran, negara penuh dengan rezeki melimpah ruah. Tapi bibir kita sahaja yang menyatakan SYUKUR itu. Bibir saja yang mengungkap kata itu tidak cukup teman. Kalau syukur seperti itu sudah boleh diterima sebagai hamba yang bersyukur, jadi mudahlah untuk menjadi baik, dengan sekali lafaz "Aku seorang yang baik", tapi dalam masa yang sama, tidak bersolat, mencuri, berbahasa kasar. Apakah sudah layak kita di gelar seorang yang baik?

Jadi, bila bibir sahaja yang berkata-kata, tapi, perbuatan, akhlak, tingkah tak membuktikan kepada apa yang dilafazkan, semua itu tidak bermakna bukan. Bersyukur kita harus dengan sentiasa mengingati Allah, solat dijaga, perintah Allah di sempurna, larangan Allah cuba di elak, hati manusia berusaha di pelihara. Banyak lagi. Dan bila semua itu di sertakan barulah layak untuk berkata kita hamba yang bersyukur.

Aku? Masih jauh. Bukti yang aku sertakan masih tidak kuat. Memang mudah berkata-kata nasihat, tapi untuk diri sendiri melaksanakan semuanya, Ya Allah, susah. Syiatan sentiasa menggoda. Tapi hanya dengan pertolongan Allah saja, kita mampu laksana. Jadi, berdoa berdoa berdoa dan berdoalah bersungguh sungguh. Famahi apa yang di pohon, hayati, ikhlaskan hati, sampai tumpah air mata, baru kita boleh rasa yang kita benar benar memohon mengadu pada Allah.

Membaca, mendengar, kemudian berfikir, merenung kembali, banyak mengajar aku tentang satu perkara. REDHA. Untuk ke syuga Allah, perlu ada Redha dari Allah. Sebelum mendapat KEREDHAAN Allah, hati sendiri dulu harus redha. Redha untuk semua yang Allah telah tetapkan. Sediki demi sedikit, aku belajar. Terima apa yang Allah tulis untuk aku. Pelahan pelahan hati mula rasa tenang. Hati sudah tesenyum. Tak nak mengeluh lagi dengan apa yang di hadapi. Jauh dekat, susah payah, sakit tenat, sedih luka, semua itu ketentuan Allah, ujian Allah yang aku nampak susah. Tapi sebenarnya Ujian itu yang buat hati kuat, iman aku menebal kalau aku cuba untuk redha dan terima. Marilah belajar berlapang dada atas semua yang Tuhan tentapkan untuk kita.











PdanS : Syukur, kisah di Gaza berpihak pada kita. Agama Allah pasti Allah yang menjaga. Semua itu sebab doa. Kisah perang Badar, perang yang kita menang hanya dengan jumlah tenteranya terlalu kecil berbanding musuh, tapi Allah pihakkan kepada kita. Atas doa yang Nabi SAW pohonkan, keimanan yang meninggi para sahabat. Allah hadiahkan kemenangan itu. Yes! DOA lagi, doa senjata kita. Marilah berdoa bersungguh sungguh. Paksa diri untuk bangun di sepertiga malam. Paksa dan paksa, insyaallah, lama lama, bila dah terbiasa, rasa terpaksa itu sedikit sedikit akan hilang. Yang ada ketenangan bertemu Allah. Merasai istimewanya kita, dalam berjuta kita terpilih untuk bersama dengan NYA saat orang lain masih tidur lena, dalam waktu sunyi, gelap gelita, hanya kita denganNYA, mengadu  semua masalah, meluahkan semua yang hati rasa, memohon hajat yang hati damba.   Ya Allah.... Indah rasa itu..  


(Air mata saya sudah tumpah. Menulis bukan sebab saya baca di mana-mana, tapi semua yang saya rasa dan saya lalui. Ya Allah, terlalu dekat, semoga kita semua sentiasa dalam hidayahNYA... )


Quote #61



Pernikahan bukan matlamat tetapi pernikahan adalah kapal yang boleh membawa kepada matlamat. Maka, carilah nahkoda kapal yang betul dan selamat agar dapat membawa kita kepada matlamat.












PdanS : Nice quote. 

Saturday, November 17, 2012

Quote #60





"Pasal hati manusia, Allah yang pegang. Jadi mintak dengan Allah supaya dibukakkan hati. Bukan semua orang faham."


-Dina-














PdanS : Semoga Allah berikan aku yang terbaik dimana jua aku berada dan jadikan aku sentiasa redha dengan ketentuannya... Amin...

Friday, November 16, 2012

Save save!!






Gambar pilihan minggu ini. Boleh la bawak bawak save dan buat desktop background engkau. Kahkah. Apa?? Nak print?? Pelekat kat dinding bilik?? Aiyoyoyo. Jangan la obses sangat. Cover cover sikit. Kahkah. Tak salah kan perasan sorang diri, syoq syoq sendiri. Kehkeh. Tata. Bye. 














PdanS : Awat jadi lagu nie cek? Nie effect dok buat assignment orang la. 2 hari 4 assignment. Gila hebat kan. Belajar dulu pun tak ada buat sebanyak ini sekali arung. Fuhhhh!! Memang hebat lah.

Thursday, November 15, 2012

Hati yang tertinggal.





Membawa diri ke tanah tumpah darah.

Hati riang bersorak gembira.

Memekik tanda suka.

Jauh dari gundah gulana.



Andai bisa dihentikan waktu buat seketika.

Agar indah itu kekal lama.

Agar bahgia itu sampai bila-bila.

Agar senyum itu mengutum sepanjang masa.



Tapi...

Hakikatnya aku cuma seorang hamba.

Yang kerjanya hanya menyembah.

Yang tugasnya adalah redha.

Langsung tak punya kuasa untuk itu semua.



















PdanS : BTW, pulang kali ini dengan bertalu talu soalan cepu cemas dari sedara mara terdekat yang perlu aku jawab. Kakak abang pun tak terkecuali. Ada saja gosip gosip liar dari mereka tentang aku? Kadang-kadang nak tegelak pun ada. Lucu. Sebab semua andaian itu salah. Ya, aku sangat berahsia orangnya. Haha. Tapi untuk menjawab soalan cepu cemas yang sering mereka ajukan itu, aku tak punya skema jawapan yang sahih untuk diberi. Yang aku boleh kata, "Nanti dah sampai masa Muna bagitau noo. Sabaqqqq" Sambil tersenyum penuh rahsia. ^_^

Tuesday, November 13, 2012

Quote #59





'Mengapa kita perlu cintakan ALLAH?? Jawapan mudahnya adalah kerana ALLAH yang paling mencintai kita.. ALLAH mencintai kita lebih daripada sesiapa saja yang telah, sedang atau akan mencintai kita.. Sesiapa saja yang mencintai kita itu hakikatnya ALLAH yang menjadikannya dan ALLAH jua yang menitipkan rasa cinta itu.. Tegasnya, segala rasa cinta yang diluahkan oleh manusia untuk manusia lain adalah bersumberkan cinta kepada ALLAH.''













PdanS : Nothing to say. Mata berkaca. Rindu mahu mengadu lagi. Rindu mahu berbicara lagi. Ya Allah. Semoga rasa ini sentiasa dan selalu selalu ada. Semoga semakin kuat dari hari kehari. Ya Allah... 

Monday, November 12, 2012

Rezeki Allah



Sayang apa kabar dengan mu, disini ku merindui kamu, sayang dengarlah permintaan ku, jaga hati mu untuk ku. Errrrr. Errrr. Apa nie, apa sayang menyayang nie. Haha. Dah, tak payah berlirik lirik lagu sangatlah. Mencelah sekadar yang patut. Tapi lagu ini macam boleh di senaraikan dalam list lagu lagu berhantu aku je. Macam biasa, berhantu mean, duduk saja-saja, mulut dalam tidak sedar terkumit kumit mengalunkan lagu itu. Errr? Apa kes? Bukan duduk saja saja sahaja yang akan jadi sebegitu, tapi bila basuh pinggan, kemas katil, potong sayur. Kenapa hati sibuk jugak nak kena lalalala lagu itu? Haish. Berhantu sungguh. Tapi, tidak boleh di lawan dengan lagu Muara Hati, emosi yang tenang tetiba akan bergelora, mencari di mana Adamnya. Errrrr.. Duhai episod 46, cepat cepatlah come to mama!!!

Hari ini bernama hari cuti perayaan orang india. Bila raya raya, kerja akan menjadi cuti, even aku tidaklah merayakan sangat perayaan itu, tapi sebagai penduduk Malaysia yang selalu didedahkan dengan semangat satu Malaysia lah konon, maka, menjadi keharusan untuk aku mengapply cuti sebayak 3 hari jugak! Mak oi, cuti kalah mereka yang berhari raya. Seminggu aku akan penuh dengan kisah bunga bungan cinta kerna hati dibawa terbang ke Kedah nun di sana. Gila kalau tak berbunga, berbuah kan.

Sebenarnya, di waktu waktu ini, tangan tidak seharusnya menaip di sini, otak tak ligat mengarang ayat untuk cerita hari ini. Tidak, tidak ada kisah untuk beberapa hari ini. Sepatutnya lah. Tapi dek kerana perasaan ini seperti meronta mahu diterjemahkan kepada butir butir ayat sanskrit jugak, maka, kamu pun di hidangkan dengan entry yang tak seberapa ini. Entry sekadar melepas batuk di tangga. Sungguh tak ada jalan cerita. Marilah menaip apa yang hati nak kata. Boleh? Haha

Kesibukkan dengan kerja part time pun bermula. 2 bijik Guessbook untuk kawan yang akan melangsungkan perkahwinannya weekend ini masih tidak nampak batang hidung. Progress yang sangat lembap. Tak sampai 10% pun lagi. Bisakah di siapkan sebelum 17 menjelma nie. Hadoi.

Then, di meriahkan lagi dengan 3 assignment pelanggan tetap yang harus di submit kepadanya sebelum 16 November ini. Errrr. Sempat ke tak nie. Duduk rumah haruslah nak berkepit dengan penghuni dalam rumah saja. Mana dan nak stress buat kerja kerja seperti ini.

Hurmmmm.. Boleh. InsyaAllah akan siap jugak pada penghujungnya.

Hati selalu kagum dengan rezeki rezeki yang Allah datangkan dalam masa-masa sempit aku. Dulu, 10 bulan yang lalu, tika diri baru tamat belajar, hati sangat sangat risau dengan rezeki yang akan Allah turunkan. Hati tertanya-tanya, ada ke rezeki untuk aku nie? Selalu saja bimbang dan kebimbangan itu buat diri semakin tertekan. Tika itu, penyerahan pada Tuhan mungkin kurang. Sebab itu selalu saja bimbang.

Tapi sekarang, pekerjaan sudah kunjung tiba. Bila di lihat 10 bulan kebelakang, Ya Allah, cantiknya aturan Allah untuk hidup aku. Walaupun sepanjang berada dalam tempoh masa itu hati selalu gundah gulana, selalu saja risau, bimbang, memikirkan macam macam hal tentang masa depan aku. Tapi ahirnya, bila aku sudah di zone yang selesa, baru aku sedar, nampak, semua yang aku rasa susah, sempit itu, sebenarnya sangat sangat berharga buat aku.

Dan dalam tempoh masa itu, rezeki aku sedikitpun Allah tak kurangkan. Ada saja pekerjaan sampingan yang kunjung tiba. Dari hal menjahit maniknya, hal assignmentnya, hal mengambil gambarnya, hal kad kad quilling aku. Banyak. Selalu saja ada untuk aku.

Dulu, di awal awal mencari pekerjaan, aku sedih. Duduk saja di rumah. Tidak berbuat apa apa selama 2 bulan. Tapi sekarang baru aku faham kenapa Allah aturkan sebegitu. Kalau tak ada 2 bulan yang bersaja saja di rumah, mungkin aku masih tidak tahu menjahit baju. Mungkin ilmu masak memasak aku masih cetek. Mungkin keakraban aku dengan keluarga tidak sekuat yang aku rasa sekarang. Dan mungkin, kesedaran aku untuk berubah kepada sesuatu yang lebih baik masih belum bermula. Ya Allah, banyak hikmah yang Allah sembunyikan pada waktu itu. Bila sudah berlalu masa masa yang aku rasa perit itu, baru lah Allah perlihatkan keindahan di sebaliknya.  Syukur sebab Allah bukankan mata hati aku untuk nampak semua itu. Sekarang aku percaya, keyakinan aku kuat, penyerahan aku, pergantungan aku, hanya untuk ALLAH saja. Semoga hati aku tak lalai leka lagi. Dan semoga aku dan kamu sentiasa berada dalam Rahmat, Hidayah, dan Keredaan Allah selalu. Amin..














PdanS :  Berserah saja tanpa usaha sangat tidak boleh. Sangat tidak menjadi. Penyerahan harus diiringi dengan usaha. Hatta untuk kes yang sekecil dan seremeh seperti makan sekalipun perlukan usaha. Bila di timpa ujian lapar, kita tak boleh berserah saja pada Allah supaya akan datang rasa kenyang. Jadi, untuk mendatang kan rasa itu, kita perlu bekerja sedikit, berusaha mencari makanan, memasukkan ke dalam mulut, mengunyahhnya dan menelan ke dalam perut. Dan selepas beberapa ketika, barulah rasa kenyang itu akan muncul tiba. Sama dengan kehidupan ini, kita inginkan kebahgiaan, kesenangan, kita inginkan keredaan Allah, Rahmat Allah, Hidayah Allah, kita inginkan jodoh yang baik. Semua itu perlu ada usaha. Ia tak datang bergolek dengan mudah kepada kita. Kan...


Friday, November 9, 2012

10.11.12



CUTI

Tarikh yang macam cantik itu telah jatuh pada hari Sabtu, di mana aku sedang bercuti dari hal hal kerja. Jadi bila bercuti cuti, dan jadual hidup adalah berada di bumi Kuantan, mesti diri seakan tidak tahu untuk berbuat apa. Nasib baik kazen di Kerteh sana nuh yang sangat rajin turun ke Kuantan. Ada jugak peneman aku bila ditinggalkan seorang diri dikala housemate pulang ke Kemaman. Kalaulah KL tu belakang rumah aku je, kan bagus. Hurm. Tapi lagi bagus kalau Yan tu depan rumah aku. Errrrrr. Berbicara sesuatu yang sangat tidak akan terjadi. Dah.

Cuti. Dikala menulis ini, kazen masih lena di ulit mimpi. Entah pukul berapa beliau beradu semalam. Biasalah anak muda yang kaki drama . Bermaraton cerita itu ini sampai ke awal pagi. Lepas tu, akan bangun di kala orang makan tengah hari. Huhu. Kehidupan student yang sungguh heaven. Rindu masa lalu. Masa malam yang bermula pada jam 12 tengahmalam. Pagi yang start pada jam tengah hari. Lunch pulak di kala jam petang petang. Sungguh tidak senonoh bukan. Haishh. Haha

Jadual untuk hari nie, mungkin ada East Coast Mall, ada Istanbul Kami Akan Datang, ada kedai baju, ada Mcd, ada Teluk Cempedak, ada... ada.. ada.. banyak lagi yang akan di adakan. ^_^




NOTHING SPECIAL

Apa yang special untuk tarikh nie? Entah tak ada. Yang aku tahu, setahun yang lalu, pada tarikh ini, anak buah aku yang last telah selamat di lahirkan. Dan hari nie selamat berumur setahun. Selamat Hari Jadi anak kecil.

Itu untuk dia. Untuk aku? Apa yang special ya? Hurm. Tak ada. Tak perlu lah nak di special special kan dengan tarikh. Setiap hari aku special. Setiap hari aku hargai hari hari itu. Ceh. Hargai konon. Hahaha. Selalu nak berayat macam diri sangat bagus. Tapi pada hakikatnya, tidak seperti yang di tulis dan tidak sama dengan apa yang kamu baca. Kalau dibaca dan berbau macam harum harum saja, hakikatnya tidak sama. Tapi kalau yang di hidu seperti masam masam, hapak, hancing, yes!! Definitely itu aku!!




BERMALAS-MALASAN

Bila cuti kunjung tiba, dan diri berada di bumi yang jauh dari mak ayah, keluarga, mesti kehidupan akan jadi malas yang teramat amat. Sedari bagun lagi, bergolek golek saja di atas katil hampir sejam. Membelek handphone sendiri sambil buntu kalau bangun awal pun, apa yang harus dikerjakan? Bukannya ada pinggang mangkuk yang penuh singki yang harus di bereskan. Mengemas rumah? Err, ruang tamu hanya ujud sebijik tivi dan sekeping karpet. Nak kemas celah mana? Basuh baju? Alah, setakat pakaian aku je, 15 menet dah boleh settle di sental dengan tangan gagah perkasa ini. Masak untuk breakfast? Errr. Di dapur hanya ujud heater, 3 bijik cawan, 2 keping pinggan, beberapa bilah sudu garfu, dan sebuah sinki. Itu saja. Bagaimana mahu masak memasak? Tapi kalau cukup kelengkapan pun, setakat nak makan sorang diri, baik aku bancuh kopi cicah biskut patsegi je, lebih berbaloikan. Haha.

Bila bercakap hal hal ini, teringat jadual hidup kalau di kampung, di rumah nun di sana. Lain. Semuanya berbeda. Tidak ada kisah kisah terpengsan sesudah subuh. Jadual hidup, cantik, teratur, tersusuh bagai anak dara yang paling di gemari di dunia. Cehh. Selalu nak over over tau. Kahkah. Tapi, serius, kat rumah ada saja benda yang nak dikerjakan. Kalau tak ada pun, menyembang dan berborak dengan ahli keluarga pun sudah di kira satu pekerjaan. Alahai. Don't like la bila terlajak untuk berbicara hal kampung kampung ini. Nanti emosi akan terumbang ambing. Dah. Mari menutup ayat. Bersiap-siap untuk keluar berjalan-jalan. Tata. ^_^













PdanS : Tak sabar nak tunggu 3 minggu yang akan datang. Ada badan selim bak Scha, ada kulit gebus bak Nora Danish. Kahkah. Baru start makan sebijik supplement pagi nie, dah berangan segala bagai. Teruk la engkau nie. Haha.

Wednesday, November 7, 2012

Berdetup kencang.



Assalamualaikum. Syukur untuk hari ini. Masih di pinjamkan nyawa, masih di pinjamkan jasad, masih bergantung kepada banyak nikmat yang tuhan berikan. Syukur syukur syukur untuk semua itu.

Hari ini baik baik saja. Bekerja dengan tekun. Masa yang berbaki lagi sehari, iaitu esok. Minggu depan akan bercuti selama seminggu, dan bila kembali kerja pada hari isnin, akan ada audit mengaudit. Jadi persiapan untuk semua itu cuma ada 2 hari saja lagi. Iaitu hari ini dan esok. Jadi sebab itu kerja secara pulun memulun saja hari ini. Tanda itu ini. Menjadi kewajiban untuk meja bersepah dengan bermacam bentuk barang.

Bercakap hal kerja memang tak akan sudah sudah. Walau sem sudah di penghujung, ada saja yang harus di marking. Dan bila sem baru muncul tiba, preparation untuk masuk mengajar pun memenuhi masa masa senggang aku. Hurm. Kerja owh kerja. Jadi suri rumah pun harus kerja mengerja jugak. Basuh pinggan, angkat jemuran, jaga anak, ajar anak, masak untuk suami. Kan. Apa-apa status kita, kerja still tak dapat nak di hindarkan dari hidup. Melainkan engkau mati. Eh, mati nanti akan di kerjakan oleh mungkar nangkir pulak. Hurm. Semoga tidak lah seperti itu. Semoga kita dihindari dari azab kubur kan.

Sekarang hati aku selalu berdebar. Kadang-kadang risau something bad akan berlaku. Ya, insting aku agak kuat untuk sesuatu yang buruk. Hati akan jadi tidak sedap. Berdetup dengan lebih kencang seperti genderang mahu perang. Aiceh. Berdewa19 la pulak. Ya, tapi itulah yang hati selalu rasa. Hurmm. Semoga tidak ada apa-apa yang buruk kan. 

Oh, Adam Hawa sekarang sangat buat aku bukan saja melting lagi, tapi dah bertukar kepada proses kondensasi dah. Melting itu menjadi perkara biasa biasa. Tak larat nak cair cair. Mari tukar jadi kepulan asap asap, wap wap, yang harum pulak. Haha. Selalu nak kena hyperbola kan. Kahkah. Mungkin, ini salah satu punca hati aku semakin kuat berdebar dan terus berdebar dari hari ke hari. Alahai, even dah tahu jalan cerita, tiap kali tengok sorotan dia, mesti jantung nak kena derdetup kencang. Hey, penerbit dia pakai bomoh siam ka apa nak suruh orang suka sampai angau angau begini. Ke, pengarah dia ada letak dadah. Addict semacam ja nie. Haishh.  Semalam punya episod lagi lah. Aku tengok sambil menjerit jerit dengan rakan sekerja, siap tampar-tampar bahu tangan peha dia lagi, tanda teruja yang teramat sangat. Haha. Gila sungguh. Tak, cerita tu yang gila. Aku belum gila lagi, masih waras. Kahkah. BTW, kenapa ek, bila kita suka, gembira, teruja yang dasyat, mesti nak kena tampar tampar orang sebelah, mesti nak kena cubit cubit isi isi mereka. Keaktifan menjadi jadi. Bertukar hyperactive barangkali. Aku laa. Orang lain, entah, mungkin boleh control lagi kot. Hahaha.











PdanS : Lapar. Tapi ego tak nak makan. Eh, dengan makanan pun harus ego kah? Haha. Teruk la macam nie. Semua benda nak di egoiskan. Dah. Jom pergi kedai cari kedai. Beli apa yang patut.

Tuesday, November 6, 2012

Lupa melupai.



Penyakit lama datang lagi. Hadoi. Benci. Kenapa mesti jadi nyanyok macam nie. Dah cuba buat dengan cool lagi tenang. Tapi masih nak lupa lagi. Selalu macam nie. Mesti ada benda yang termiss.

Semalam, masa dah jalan sudah separuh, otak baru teringat. Ohhhh!! Laptop aku!!! Tertinggal di sana. Nak pusing? beratus kilo meter dah jalan. Sangat tidak berbaloi.

Kalau charge tertinggal, boleh la beli baru. Kalau berus gigi terlupa, boleh la beli ganti. Nie laptup. Kena ada paling kurang ribu riban, baru boleh dapat baru. Haishhh. Menumpang laptop orang la seminggu dua nie. Dah la kerja banyak. Hadoiiiii.

Bila di kenangkan hal hal lupa melupai nie, memang dasyat kesan penyakit nie kat aku. Paling dasyat, terlupa tutup pintu rumah sewa kat Johor. Siap tenganga lagi. Grill terbuka, pintu kayu pun tenganga macam tu je. Dah sampai kat Melaka baru macam tersedar akan hal itu. Nasib baik ada sahabat yang tinggal di kawasan berdekatan, boleh tolong mintak jenguk jengukkan. Tapi dua tiga hari lepas tu baru lah dia pergi jenguk.

Okeh. Sekian saja. Actually banyak benda yang nak di kongsikan. Sangat banyak!! Tapi, memandangkan bukan laptop sendiri yang lebih membuatkan tangan laju menaip, maka, jumlah entry mungkin akan jadi berkurangan dan tidak sebanyak selalu. Alahai, rindu pulak nanti kat dairi aku yang ini. Tata. ^_^











PdanS : Menghitung hari. Mahu pulang ke kampung halaman lagi. Aummmmmmm. I loikeee!! BTW, tak sabar nak cerita buah hati yang baru. Ceywahhh. Hihihi. Sabar sabar. Nanti aku story dan morikan.

Sunday, November 4, 2012

Kisah Konvo?




Assalamualaikum kepada yang sudi membaca. Semoga sentiasa dalam Rahmat dan Hidayah Tuhan selalu. Pagi ini, menulis saya di kala pagi-pagi yang tidak membuta. Pagi yang awal, yang selalunya sudah di dalam kereta, bergerak menuju ke tempat kerja. Tapi hari nie, ada beberapa hal yang menyebabkan kerja tidak dapat dilaksanakan seperti sediakala. Walaupun semuanya tidak berjalan seperti apa yang dirancangkan, tapi tetap tersenyum gembira, sebab sudah banyak kali Tuhan tunjukkan yang perancanganNYA adalah sangat sangat sangat lebih baik dari apa yang aku rancang. Serius beb!! Tersenyum aku di penghujungnya walaupun pada mulanya hati gelisah memikirkan apa yang bakal berlaku di pengakhiran itu. Syukur.

Mak ayah dah selamat berangkat pulang beberapa menet lalu. Datang dari Kedah nun jauh di sana untuk majlis konvokesyen aku. Eh, Konvo? Nak dengar cerita konvo aku tak? Hihi.

Okeh, masuk konvo kali nie sudah jadi 3 kali aku menaiki stage berjalan dengan penuh kontrol ayu sambil dalam hati ada debar, memakai jubah besar, bertopi ada tali jurai-jurai, melihat wajah Sultan, orang orang besar, orang-orang kenamaan. So, bila dah nama kali ke 3, ke excitedsan pun menjadi kurang. Semuanya ambil acuh tak acuh saja.

Bayaran untuk konvo pun aku selesaikan pada hari terahir sebab selalu manangguh manangguh hal itu. Bukan hal bayaran saja, tapi semua hal lah. Last day baru sibuk nak cari apa link yang nak mengesahkan kehadiran untuk ke konvo itu, baru nak bukak!! Lepas tu kalut nak isi  segala form form yang diperlukan itu. Pergi bank bayar duit konvo. Hadoi. Semua nie sebab tak ada perasaan sangat kot.

Hal baju konvo? pun menarik jugak lah. Esok nak konvo baru pulun memulun turun jalan tar, cari lace untuk tempek kat baju, cari diamond untuk tempek pada tudung. Balik di tengah hari pulun menjahit pulak. Nasib baik ada kakak yang sangat tidak berkira kira, memang penyelamat hidup aku lah. Jam petang petang baru siap. Baru boleh bertolak dengan aman ke Batu Pahat, itu pun sampai di kala jam 10 malam.

Konvo aku adalah pada sesi pertama dan di awal pagi pulak tuh. So di sebabkan tak nak kejadian yang sama berulang seperti konvo degree dulu, maka seawal jam 7 pagi aku dah bergerak keluar rumah. Waktu degree dulu tempat penginapan dah la jauh ada hati pulak keluar lambat. Ahirnya, tiba kat sana pun lewat sampai berlari lari yang betul betul LARI dari tempat ayah mendrop kan aku sampai ke kaunter pendaftaran. Lepas tu orang kat kaunter pulak cakap, cepat cepat, lari, kawankawan dah jalan masuk dewan. Ya, memang betul, memang dah berjalan dan lagi beberapa langkah nak masuk dalam dewan. Time tuh, aku apa lagi, berlari sambil pakai jubah dan topi menuju ke barisan. Fuhh!! Permulaan yang sangat mendebarkan dan penuh kacau bilau. Disebabkan kes ini, maka konvo master aku harus pergi  di jam yang lebih awal.

Sampai sana, berjumpa dengan semua kawan-kawan, salam salam, peluk peluk, tanya kabar, dan yang mana dah pregnant check check perut besar mana dah. Haha. Ya, habis belajar hari tuh, 5 orang rakan sekelas aku sudah selamat menjadi bini orang, dah ke limalima orang itu terus melekat, tapi sorang saja yang tiba tiba gugur. Alahai. Tak mengapa, bukan rezeki lagi kan.

Entah la kenapa perasaan teruja dan gembira tak datang datang lagi, sedari saat aku meregisterkan diri, mendengar taklimat sebelum masuk ke dewan, tak ada teruja sangat pun, cuma rasa gembira yang biasa biasa saja. Tapi, bila kaki sudah melangkah menuju ke dewan, di iringi pulak dengan alunan gamelan, terus hati jadi wahhh!!! Rasa yang aku cari dan nanti nanti dah kunjung tiba. Serius time tu baru aku terasa "Ya Allah, aku dah habis belajar, dah konvo, moment nie lah yang paling bermakna untuk setahun setangah aku di Batu Pahat ini, syukurnya". Rasa berdebar kurang, tapi rasa gembira memang jelas nampak, kalaulah hati aku nie boleh di belah tengok, mesti akan nampak yang dia lagi lagi tersenyum dari bibir dan wajah aku nie. ^_^

Disebabkan sebelum ini aku tak ambik kesah sangat sapa yang akan bagi scroll kat aku nanti time konvo, so aku pun tak pasti sama ada Sultan Johor atau Tunku Mahkota Johor yang akan bagi. Bagi aku yang mana-mana pun aku tak berkesah sangatlah. Sampai ke jam 9.30 pagi baru lah orang orang besar berarak masuk ke dewan. Waktu tu baru aku nampak, owh, TMJ ke yang akan bagi aku scroll. Ok.

Bila melihat wajah TMJ yang sedikit berjambang, sedikir berisi, muka penuh keseriusan, hurmm, agak-agak mungkin sudah tiga puluh something kot. Hujung hujung tiga puluhan. Anak? hurm. 2 orang kot. Ya, aku langsung tak tahu menahu hal kerabat Sultan Johor ini. Nama Sultan negeri itu pun tak pernah melekat dalam otak aku, inikan pulak nama anak anaknya. huhu.

Bila mana kaki sudah di jejak di atas stage, nama aku pun di panggil, terus langkah di susun dengan penuh cermat agar tidak ada kisah kisah graduan tergolek terjatuh depan sultan akan berlaku. Dan tika langkah sudah di atur, mata aku terus di fokuskan pada TMJ yang akan aku tuju itu pulak. Dari jauh, TMJ sudah tersenyum manis memandang aku. Terus hati tidak keruan jadinya, kali pertama melihat TMJ, kali pertama bersua muka dengan jarak yang sangat sangat dekat, kali pertama sedar yang owh TMJ ini muda lagi lah sebenarnya, dan kali pertama juga hati setuju mengatakan yang TMJ nie hensem jugak ye. Tapi dun worry Adam Mukhriz AKA Adam AKA Am tetat no satu di hati saya lagi. Muahaha.

Disebabkan senyuman yang dilemparkan dari jarak yang jauh lagi dan sangat manis pulak tu (Actually memang TMJ akan senyum untuk semua orang sedari dia mula berjalan lagi, tapi nak jugak perasaan macam aku sorang saja yang Tungku buat macam tuh. Kahkahkah. Okeh stop!!), maka aku yang sedang berjalan nie pun, jadi tak berapa nak keruan, sampai terpaksa berjalan senyum sambil pandang ke bawah sebab malu dah segan sangat dowhhhhh. haha. Gila gedik kan. Kahkah. Lepas tu, perkataan yang sepatutnya keluar dari bibir aku "Menjunjung kasih Tuanku". Terus bertukar jadi "Time kasih". Errrr, nak kata speecless tidak, tapi entah la. "Actionless" kott yang sesuai. Kahkah.

Turun saja dari stage, duduk duduk, ayat pertama yang terkeluar untuk kat rakan sebelah "Eh, TMJ nie umur dia berapa?" "28". Errrrr!! Pengsannn jap dengar jawapan tuh!!! Patutlah kena rasa macam tak boleh belah. Muda lagi kah? Beza 2 tahun saja kah umur Tuanku dengan saya?? haha. Sambungan jawapan pada soalan yang aku tanya pasal umur je tadi, ".....TMJ nie la yang gosip dengan Fazura tuh". Wahh!! Lagi buat aku jadi teruja nak tahu siapa TMJ nie sebenarnya. Lepas tu apa lagi, bertubi tubi soalan aku ajukan pada rakan sebelah yang sememangnya anak jati Johor tu. Tak cukup dari itu, keluar dewan sambung bergosip pulak dengan kakak ipar yang memang orang Batu Pahat. Dia lagi la teruja nak jumpa TMJ, konon macam dapat jumpa Prince William la, tapi versi Malaysia punya. Kehkeh. Aku, balik balik rumah abang, terus cari internet, google pasal TMJ, google pasal gosip gosip dia. Kahkah. sakan sungguh kalau nak tahu.

Eh, cup, ini entry konvo ataupun entry TMJ yang kacak? Hey pelis laa. Jangan mencelah lebih lebih boleh. Hahaha.

Apa-apa pun saya nak ucapkan, terima kasih kepada sultan Johor sebab tidak datang lalu menjadikan TMJ sebagai penyerah scroll saye. Hihi. Very the like lah. Lepas nie, gambar konvo paling febret yang dipelekat pada dinding rumah adalah gambar konvo dengan TMJ!!! Ceywahhh. Kahkah.

Sekian saja kisah konvo yang tak berapa nak berkisah sangat. Gambar konvo, ada beberapa keping saja. Memang kurang ambik gambar. Entah lah kenapa. Entah la, entah la, tolong la bagi jawapan yang ada jawapan. Bules tak? Hadoi...














PdanS : Kadang-kadang benci pada diri. Selalu menidakkan apa yang hati rasa. Sampai bila nak macam nie. Sekarang tolong percaya pada kata hati. Tolong yakin pada bisikan yang terdetik.